Logo Helpin PublisherHelpin PublisherJasa Publikasi Jurnal
Semua artikel
Success Story15 Oktober 2026Ditinjau oleh Fajrul, pendiri Helpin

Lulus Tanpa Skripsi Lewat Artikel SINTA 2: Kisah Falia

Falia Nur Arviani lulus tanpa skripsi lewat artikel berbahasa Inggris di jurnal SINTA 2. Prosesnya sekitar satu tahun. Ini yang perlu kamu siapkan.

Jawaban singkat

Falia Nur Arviani, mahasiswi Bimbingan Konseling Islam UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, menyelesaikan tugas akhirnya lewat artikel berbahasa Inggris di jurnal terakreditasi SINTA 2 (G-Couns) sebagai penulis pertama, dengan proses sekitar satu tahun. Jalur artikel tidak lebih mudah dari skripsi, jadi pastikan aturan kampusmu dan mulai lebih awal.

Lulus Tanpa Skripsi Lewat Artikel SINTA 2: Kisah Falia
Desain: Helpin Publisher. Foto: uinsaizu.ac.id dan Instagram Falia Nur Arviani.

Lulus tanpa skripsi lewat publikasi artikel terdengar seperti jalan pintas. Kisah Falia Nur Arviani menunjukkan bahwa jalannya justru panjang. Mahasiswi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto ini menyelesaikan tugas akhirnya lewat artikel berbahasa Inggris di jurnal terakreditasi SINTA 2, sebagai penulis pertama. Prosesnya memakan waktu sekitar satu tahun.

Artikelnya

Artikel Falia berjudul Individual Counseling Services Based on REBT to Handle Student Victims of Bullying at Islamic State Junior High School 1 Banyumas. Artikel ini ditulis bersama Vici Prihmaningrum AM dan Umi Haniati, dan terbit di G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling (Universitas PGRI Yogyakarta), Vol. 10 No. 03, dengan DOI 10.31316/g-couns.v10i03.7635. G-Couns tercatat sebagai jurnal SINTA 2 di portal SINTA.

Penelitiannya berangkat dari kenyataan di lapangan: layanan konseling untuk siswa korban perundungan di madrasah tsanawiyah. Falia menunjukkan bahwa konseling individual dengan pendekatan REBT (Rational Emotive Behavior Therapy) bisa menjadi cara konkret mendampingi siswa yang menjadi korban.

Perjalanannya

Seperti yang ia bagikan dalam unggahan kolaborasi di Instagram Helpin Publisher, perjalanan Falia dimulai pada Februari 2025. Sekitar setahun kemudian, artikelnya terbit secara daring pada 11 Februari 2026.

Di tengah proses itu, ia sempat khawatir menjelang sidang munaqosah. Ia takut tidak mampu menjawab pertanyaan dosen penguji. Kekhawatiran itu perlahan hilang ketika sidang berjalan lebih lancar dari yang ia bayangkan.

"Prosesnya memang panjang, hampir satu tahun. Tapi dari situ saya belajar banyak. Ternyata pengalaman menulis artikel ilmiah itu benar-benar berharga."

Kenapa jalur artikel tidak lebih mudah dari skripsi

Banyak yang mengira artikel lebih ringan karena halamannya lebih sedikit. Kenyataannya:

  • Ada pihak luar yang menilai. Selain dosen pembimbing, naskah dinilai editor dan reviewer jurnal.
  • Waktunya tidak sepenuhnya di tanganmu. Antrean review dan jadwal terbit jurnal ikut menentukan.
  • Standarnya ketat. Jurnal SINTA 2 menuntut kebaruan, metode yang jelas, dan bahasa yang rapi. Gambaran lengkapnya ada di jurnal SINTA 2.
  • Bahasa Inggris menambah tantangan. Banyak jurnal peringkat tinggi hanya menerima naskah berbahasa Inggris.
  • Kamu tetap harus mempertanggungjawabkan isinya di sidang.

Kelebihannya, hasil akhirnya berupa publikasi yang bisa dibaca dan dikutip orang lain, bukan hanya disimpan di perpustakaan.

Tips kalau kamu ingin lewat jalur artikel

1. Pastikan aturan kampusmu

Sejak Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023, kampus berwenang menentukan bentuk tugas akhir. Tanyakan ke program studi: apakah jalur artikel tersedia, peringkat jurnal minimal berapa, apakah cukup LoA atau harus terbit, dan apakah kamu harus menjadi penulis pertama. Bedanya LoA dan terbit dibahas di LoA jurnal adalah.

2. Mulai lebih awal

Falia butuh sekitar satu tahun. Hitung mundur dari jadwal sidang, dan sisakan waktu untuk kemungkinan ditolak lalu pindah jurnal.

3. Pilih topik dari masalah nyata

Perundungan di sekolah adalah masalah yang nyata dan mudah dipahami pentingnya. Topik seperti ini memudahkan kamu menjelaskan kontribusi penelitian.

4. Siapkan bahasa Inggris sejak awal

Kalau targetnya jurnal berbahasa Inggris, tulis atau terjemahkan dengan cermat, lalu lakukan proofreading. Lihat pentingnya proofreading artikel jurnal.

5. Kuasai isi artikelmu untuk sidang

Pahami setiap bagian: alasan memilih metode, cara mengumpulkan data, dan makna temuan. Penguji bisa bertanya hal yang tidak tertulis di artikel.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah jalur artikel berlaku di semua kampus? Tidak. Setiap kampus dan program studi punya aturan sendiri. Selalu cek pedoman akademik terbaru.

Kalau artikel ditolak menjelang tenggat, bagaimana? Itulah alasan pentingnya mulai lebih awal dan menyiapkan jurnal cadangan. Penyebab umum penolakan ada di alasan artikel jurnal ditolak.

Mau menempuh jalur artikel?

Konsultasikan rencanamu gratis dengan tim Helpin Publisher. Kami bantu memilih jurnal sesuai syarat kampus dan tenggatmu.

Siap Publikasi dengan Aman dan Profesional?

Konsultasikan kebutuhan publikasi Anda dengan tim ahli kami. Gratis dan tanpa komitmen.

Ririn dan Nyonyo melambai