LoA Jurnal Adalah: Arti, Isi, dan Cara Cek Keasliannya
Apa itu LoA (Letter of Acceptance) jurnal, apa isinya, apa bedanya dengan artikel terbit, dan bagaimana mengecek LoA asli agar tidak tertipu.
Jawaban singkat
LoA (Letter of Acceptance) adalah surat resmi dari pengelola jurnal yang menyatakan naskahmu diterima untuk diterbitkan, biasanya dikirim setelah naskah melewati review dan revisi. LoA berbeda dari email konfirmasi submit, yang hanya menandakan naskah sudah masuk. LoA yang wajar memuat identitas dan ISSN jurnal, nama penulis, judul naskah, dan rencana terbitan.

LoA sering jadi dokumen paling ditunggu, terutama oleh mahasiswa yang butuh syarat sidang. Tapi masih banyak yang belum paham apa sebenarnya LoA, apa bedanya dengan artikel yang sudah terbit, dan bagaimana memastikan LoA yang diterima itu asli.
Apa itu LoA jurnal?
LoA adalah singkatan dari Letter of Acceptance, surat resmi dari pengelola jurnal yang menyatakan bahwa naskahmu diterima untuk diterbitkan. Biasanya LoA dikirim setelah naskah melewati review dan revisi, dan editor memutuskan naskah layak terbit.
LoA berbeda dengan email konfirmasi submit. Email "your submission has been received" hanya menandakan naskah sudah masuk, bukan diterima.
Apa saja isi LoA?
LoA yang wajar biasanya memuat:
- Kop atau identitas jurnal, termasuk nama jurnal dan ISSN
- Nama semua penulis sesuai naskah
- Judul naskah
- Pernyataan bahwa naskah diterima untuk diterbitkan
- Rencana terbitan, misalnya volume, nomor, dan bulan atau tahun terbit
- Tanggal surat
- Nama dan tanda tangan editor atau ketua dewan editor
Beberapa jurnal juga mencantumkan nomor ID naskah, DOI yang direncanakan, atau informasi biaya publikasi.
Kapan LoA keluar?
Dalam alur yang wajar, urutannya:
- Naskah dikirim
- Pemeriksaan awal oleh editor
- Peer review
- Revisi oleh penulis
- Keputusan diterima
- LoA dikirim
- Tata letak, galley proof, lalu artikel terbit
Waktu dari submit sampai LoA berbeda-beda tiap jurnal. Faktor-faktornya dibahas di berapa lama proses publikasi jurnal.
LoA bukan berarti sudah terbit
Ini yang sering membuat bingung. LoA hanya menyatakan naskah diterima. Artikel baru benar-benar terbit setelah tahap produksi selesai dan terbitan yang dijadwalkan dirilis. Jarak antara LoA dan terbit bisa beberapa minggu sampai beberapa bulan, tergantung jadwal jurnal.
Untuk syarat kelulusan, cek aturan kampusmu. Ada kampus yang cukup meminta LoA, ada juga yang mensyaratkan artikel sudah terbit lengkap dengan tautannya.
Cara memastikan LoA asli
LoA palsu memang ada, biasanya dari pihak yang menjanjikan publikasi cepat tanpa proses jelas. Cek hal-hal berikut:
- Jurnalnya nyata dan statusnya sesuai klaim. Cek nama dan ISSN di portal SINTA atau daftar sumber Scopus.
- Naskahmu tercatat di sistem jurnal. Login ke akun penulis di website jurnal (biasanya OJS). Status naskah seharusnya sudah "accepted" atau masuk tahap copyediting dan production.
- Email pengirim memakai domain resmi jurnal atau institusi, bukan alamat email gratisan.
- Detailnya konsisten. Nama penulis, judul, dan nama editor sesuai dengan yang tercantum di website jurnal.
- Ada proses review sebelumnya. LoA yang keluar tanpa satu pun komentar reviewer patut dipertanyakan.
- Tanyakan langsung ke jurnal kalau ragu, lewat email kontak yang tercantum di website resmi jurnal, bukan dari pihak perantara.
Apakah LoA bisa dibatalkan?
Bisa, walau jarang. Jurnal bisa membatalkan penerimaan kalau di kemudian hari ditemukan masalah serius, misalnya plagiarisme, data yang dipalsukan, naskah ternyata dikirim ke jurnal lain bersamaan, atau penulis tidak memenuhi kewajiban yang disepakati. Karena itu, simpan semua komunikasi dengan jurnal dan penuhi tahap berikutnya tepat waktu.
Yang perlu dilakukan setelah menerima LoA
- Simpan LoA dalam format PDF bersama email pengirimnya.
- Penuhi permintaan berikutnya, misalnya pembayaran APC bila ada, atau pengecekan galley proof.
- Jangan mengirim naskah yang sama ke jurnal lain.
- Catat volume dan nomor terbitan yang direncanakan, lalu pantau website jurnal.
- Setelah terbit, simpan tautan artikel dan DOI-nya.
Contoh isi LoA
Berikut contoh isi LoA yang wajar. Nama jurnal dan data di bawah fiktif.
Jurnal Ilmu Pendidikan Nusantara
ISSN 0000-0000 (online)
Letter of Acceptance
Dengan ini kami menyatakan bahwa naskah berjudul "Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP" yang ditulis oleh A. Rahman dan B. Lestari telah diterima untuk diterbitkan pada Volume 8 Nomor 2, Desember 2026.
Surakarta, 10 Oktober 2026
Ketua Dewan Editor
[tanda tangan dan nama]
Perhatikan tiga hal: identitas jurnal lengkap, rencana terbitan disebut jelas, dan surat ditandatangani pihak jurnal. Bandingkan nama editor dengan susunan dewan editor di website jurnal.
Tanda LoA yang patut dicurigai
- Tidak menyebut volume dan nomor terbitan
- Nama editor tidak ada di website jurnal
- Dikirim lewat pesan pribadi, bukan email resmi jurnal
- Keluar hanya beberapa hari setelah submit tanpa komentar reviewer
- Naskahmu tidak terlihat di akun penulis di sistem jurnal
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah LoA bisa dipercepat? LoA keluar setelah keputusan editor, jadi yang bisa dipercepat adalah bagianmu: naskah rapi sejak awal dan revisi dikirim secepat mungkin. Hindari tawaran LoA instan tanpa review.
Apakah LoA punya masa berlaku? LoA tidak punya masa berlaku yang baku, tapi menyebut rencana terbitan. Kalau terbitan itu lewat dan artikelmu belum terbit, tanyakan ke editor.
Bolehkah meminta LoA dalam bahasa Indonesia? Tergantung jurnal. Jurnal nasional biasanya menyediakan LoA berbahasa Indonesia atau Inggris. Tanyakan ke pengelola jurnal kalau kampusmu mensyaratkan bahasa tertentu.
Butuh LoA untuk syarat sidang?
Sampaikan tenggatmu saat konsultasi gratis. Tim Helpin Publisher mencarikan jurnal yang jadwalnya sesuai dan mendampingi prosesnya sampai LoA dan terbit, lewat jalur review yang semestinya. Lihat juga jasa publish jurnal SINTA.



