Jurnal SINTA 2: Syarat, Biaya, dan Cara Menembusnya
Apa itu jurnal SINTA 2, kenapa penting untuk Lektor Kepala, contoh biaya resmi, lama proses, dan cara menyiapkan naskah agar layak SINTA 2.
Jawaban singkat
Jurnal SINTA 2 adalah jurnal nasional terakreditasi peringkat 2 oleh Kemdiktisaintek, tepat di bawah SINTA 1 (pedoman 2021: nilai akreditasi 70 sampai di bawah 85). Artikel di SINTA 2 menjadi salah satu jalan memenuhi syarat khusus menuju Lektor Kepala bagi dosen, dan persaingannya ketat. Naskah dari skripsi bisa masuk, tapi jarang tanpa analisis lebih dalam, rujukan baru, dan penulisan ulang yang serius.

SINTA 2 adalah salah satu target paling bergengsi di jurnal nasional. Peringkatnya tepat di bawah SINTA 1, dan untuk dosen, artikel di jurnal SINTA 2 kini menjadi salah satu jalan memenuhi syarat khusus menuju Lektor Kepala. Konsekuensinya, persaingan untuk terbit di sana juga ketat.
Artikel ini membahas apa itu SINTA 2, siapa yang membutuhkannya, biaya, lama proses, dan cara menyiapkan naskah.
Apa itu jurnal SINTA 2?
Jurnal SINTA 2 adalah jurnal nasional yang terakreditasi peringkat 2 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pada pedoman 2021, peringkat 2 diberikan untuk nilai akreditasi 70 sampai di bawah 85.
Sejak Permendiktisaintek Nomor 9 Tahun 2026, peringkat akreditasi disederhanakan menjadi SINTA 1 sampai 4, dengan rincian penilaian yang diatur lebih lanjut oleh Direktur Jenderal. SINTA 2 tetap ada dan tetap menjadi peringkat kedua tertinggi. Akreditasi berlaku lima tahun. Penjelasan semua peringkat ada di perbedaan SINTA 1 sampai 6.
Siapa yang biasanya butuh SINTA 2?
- Dosen yang mengejar Lektor Kepala. Menurut aturan jabatan akademik terbaru, salah satu opsi syarat khususnya adalah satu artikel di jurnal SINTA 2 sebagai penulis pertama sekaligus penulis korespondensi. Detailnya di syarat publikasi jurnal S2, S3, dan jabatan dosen.
- Mahasiswa S2 dan S3 di program yang mensyaratkan "minimal SINTA 2".
- Peneliti yang ingin artikelnya lebih banyak dibaca dan dikutip sebelum melangkah ke jurnal internasional.
Seberapa sulit tembus SINTA 2?
Jauh lebih selektif daripada SINTA 3 dan 4. Gambaran umumnya:
- Reviewer dari luar institusi, sering lebih dari satu, dan biasanya meminta revisi substansial.
- Kebaruan harus kuat. Mengulang penelitian sejenis di lokasi berbeda jarang cukup.
- Metode harus kokoh, dengan instrumen teruji dan analisis yang sesuai.
- Rujukan didominasi artikel jurnal terbaru, termasuk jurnal internasional.
- Banyak jurnal SINTA 2 hanya menerima naskah berbahasa Inggris.
- Antrean bisa panjang, karena slot setiap terbitan terbatas dan peminatnya banyak.
Siapkan juga mental untuk ditolak. Penolakan di SINTA 2 sering memberi masukan berharga untuk memperbaiki naskah. Alasan umum penolakan dibahas di alasan artikel jurnal ditolak.
Berapa biaya publikasi di jurnal SINTA 2?
Setiap jurnal menetapkan biayanya sendiri, dan ada juga yang gratis. Sebagai contoh, Jurnal Lex Renaissance (Universitas Islam Indonesia) mengumumkan kenaikan biaya pemrosesan artikel dari Rp500 ribu menjadi Rp1,5 juta per naskah setelah naik dari SINTA 4 ke SINTA 2, berlaku mulai Vol. 11 No. 1 (Juni 2026). Tagihan dikirim setelah naskah dinyatakan diterima.
Contoh ini menunjukkan dua hal: biaya bisa berubah setelah jurnal naik peringkat, dan jurnal yang tertib menagih setelah naskah diterima. Rincian komponen biaya ada di biaya publikasi jurnal SINTA.
Hati-hati dengan angka belasan juta yang beredar di internet. Itu umumnya tarif jasa pendampingan, bukan biaya resmi jurnal.
Berapa lama sampai terbit?
Umumnya lebih lama daripada SINTA 3 sampai 4, karena review lebih ketat dan revisi bisa lebih dari satu putaran. Rencanakan beberapa bulan, dan siapkan waktu cadangan kalau tenggatmu ketat. Faktor yang memengaruhi lamanya proses ada di berapa lama proses publikasi jurnal.
Cara menyiapkan naskah untuk SINTA 2
- Pilih jurnal yang tepat. Cek peringkat dan masa berlaku akreditasinya di SINTA. Caranya ada di cara cek akreditasi jurnal SINTA.
- Pelajari artikel terbaru di jurnal itu. Perhatikan panjang artikel, kedalaman analisis, dan jenis rujukannya.
- Tegaskan celah penelitian dan kontribusi di akhir pendahuluan.
- Perkuat metode dan jelaskan secara rinci.
- Bandingkan temuan dengan penelitian lain di pembahasan, termasuk penelitian internasional.
- Rapikan bahasa, terutama untuk jurnal berbahasa Inggris. Lihat proofreading artikel jurnal.
- Tentukan urutan penulis sejak awal, terutama bila artikel akan dipakai untuk jabatan akademik.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah naskah dari skripsi bisa masuk SINTA 2? Bisa, tapi jarang tanpa pengembangan. Biasanya perlu analisis lebih dalam, rujukan yang diperbarui, dan penulisan ulang yang serius.
Kalau ditolak di SINTA 2, sebaiknya ke mana? Pelajari alasan penolakan. Kalau masalahnya kesesuaian topik, coba jurnal SINTA 2 lain. Kalau masalahnya kualitas dan tenggat dekat, jurnal SINTA 3 bisa jadi pilihan. Lihat jurnal SINTA 3.
Apakah ada jalur cepat ke SINTA 2? Waspadai tawaran "fast track" yang menjanjikan penerimaan. Jurnal yang dikelola dengan baik tetap menjalankan review, dan LoA semestinya baru terbit setelah naskah benar-benar diterima lewat review.
Menargetkan SINTA 2?
Helpin Publisher mendampingi dari pemilihan jurnal, penguatan naskah, sampai revisi reviewer. Lihat jasa publikasi jurnal SINTA 2 atau mulai dengan konsultasi gratis.
Harga mulai dari semua layanan, perkiraan waktu, dan apa yang dikerjakan ada di daftar harga jasa publikasi jurnal.



