Logo Helpin PublisherHelpin PublisherJasa Publikasi Jurnal
Semua artikel
Success Story29 Oktober 2026Ditinjau oleh Fajrul, pendiri Helpin

Ikut Riset Dosen sampai Terbit di Jurnal SINTA 2: Kisah Nala, Mahasiswi Psikologi UNESA

Nala ikut riset kampus, menjadi penulis pertama artikel di jurnal SINTA 2, dan memakainya sebagai pengganti skripsi. Ini perjalanannya dan cara ikut riset dosen supaya bisa publikasi.

Jawaban singkat

Nala Duhita Adristi, mahasiswi Psikologi UNESA, memulai dari keterlibatan di riset kampus lalu menjadi penulis pertama artikel di Journal of Educational, Health and Community Psychology (SINTA 2) yang menggantikan skripsinya, dan lulus dalam 3,5 tahun. Cara serupa: cari riset dosen yang sedang berjalan, tawarkan bantuan konkret, dan tanyakan peran penulis sejak awal.

Ikut Riset Dosen sampai Terbit di Jurnal SINTA 2: Kisah Nala, Mahasiswi Psikologi UNESA
Desain: Helpin Publisher, dari unggahan Instagram @helpinpublisher.

Banyak mahasiswa mengira publikasi jurnal harus dimulai sendirian dari nol. Kisah Nala Duhita Adristi menunjukkan jalan lain. Mahasiswi Psikologi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ini memulai dari keterlibatannya di kegiatan riset kampus, lalu artikelnya terbit di jurnal SINTA 2 dan dipakai sebagai pengganti skripsi.

Siapa Nala dan apa yang ia teliti

Seperti yang ia bagikan lewat unggahan kolaborasi di Instagram Helpin Publisher, Nala menyelesaikan studinya dalam 3,5 tahun dan lulus tanpa menyusun skripsi. Ia menjadi penulis pertama artikel yang menggantikan skripsinya.

Artikelnya berjudul The Effect of Mental Health and Psychosocial Support Interventions on Depression, Anxiety, and Stress in Children with Physical Disabilities. Artikel ini terbit pada Desember 2025 di Journal of Educational, Health and Community Psychology yang dikelola UAD Press, dengan DOI 10.12928/jehcp.vi.31539. Nala menulisnya bersama Fitrania Maghfiroh, Mochamad Randy Pradika Rakasiwy, Nindya Wahyu Hening Andjanie, dan Yohana Wuri Satwika. Jurnal ini berstatus terakreditasi SINTA 2 di portal SINTA.

Penelitiannya membahas pengaruh intervensi dukungan kesehatan mental dan psikososial terhadap depresi, kecemasan, dan stres pada anak dengan disabilitas fisik.

Berawal dari riset kampus

Penelitian ini lahir dari keterlibatan Nala di kegiatan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Ketika tahu bahwa artikel SINTA dengan posisi penulis pertama bisa dikonversi sebagai pengganti skripsi, ia makin serius menekuni riset tersebut.

Nala menyebut kesempatan itu seperti sekali dayung, dua pulau terlampaui. Ia mendapat pengalaman riset, publikasi ilmiah, sekaligus jalan untuk lulus.

Perjalanannya tidak selalu mulus. Ada revisi proposal sampai urusan pendanaan. Berkat kerja tim dan bimbingan dosen, artikelnya terbit tanpa biaya pribadi. Nala menekankan tiga hal yang menurutnya paling menentukan: keberanian, konsistensi, dan manajemen waktu.

Cara ikut riset dosen supaya bisa publikasi

Pola yang dijalani Nala bisa kamu tiru. Banyak dosen punya penelitian yang didanai kampus atau hibah, dan mereka sering butuh mahasiswa untuk membantu.

1. Cari tahu riset yang sedang berjalan

Lihat pengumuman LPPM kampusmu, profil dosen di SINTA, atau tanya langsung ke dosen yang bidangnya kamu minati. Riset yang sedang berjalan biasanya tercantum di laporan hibah atau dibahas di kelas.

2. Tawarkan bantuan yang konkret

Dosen lebih mudah menerima mahasiswa yang datang dengan tawaran jelas. Misalnya membantu pengambilan data, mengolah data, menyusun tinjauan pustaka, atau merapikan naskah.

3. Tanyakan sejak awal soal peran penulis

Kalau kamu ingin artikelnya dipakai sebagai pengganti skripsi, posisi penulis biasanya penting. Banyak kampus mensyaratkan mahasiswa menjadi penulis pertama. Bicarakan hal ini dengan dosen sejak awal, dan pastikan kontribusimu memang sebesar posisi itu.

4. Kerjakan bagianmu dengan konsisten

Riset tim berjalan sesuai jadwal bersama. Keterlambatan satu orang bisa menghambat semua. Konsistensi yang Nala sebut sebagai kunci berlaku di sini.

5. Pelajari proses publikasinya

Ikuti tahap setelah naskah selesai: memilih jurnal, submit, sampai membalas reviewer. Pengalaman ini berguna untuk publikasi berikutnya. Panduannya ada di cara submit artikel di OJS dan cara membalas komentar reviewer.

Cek dulu aturan kampusmu

Lulus tanpa skripsi lewat publikasi jurnal tidak otomatis tersedia di semua kampus. Aturan pendidikan tinggi memberi kampus keleluasaan menentukan bentuk tugas akhir. Lalu tiap kampus, fakultas, atau prodi menetapkan syaratnya sendiri, misalnya peringkat SINTA minimal dan posisi sebagai penulis pertama.

Tanyakan ke prodi atau baca pedoman akademik kampusmu sebelum memilih jalur ini. Untuk memastikan peringkat jurnal tujuan, baca cara cek akreditasi jurnal SINTA.

Pelajaran dari kisah Nala

Nala tidak menunggu ide besar datang sendiri. Ia masuk ke riset yang sudah berjalan, mengambil peran yang jelas, dan bertahan sampai artikelnya terbit. Kesempatan seperti ini sering ada di kampus, tapi hanya diambil oleh mahasiswa yang berani bertanya.

Kalau kamu sudah punya naskah dan ingin tahu peluangnya di jurnal SINTA, konsultasikan gratis dengan tim Helpin Publisher. Kami bantu menilai kesiapan naskah dan memilih jurnal yang sesuai bidangmu. Keputusan akhir tetap ada di editor dan reviewer jurnal.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah artikel hasil riset bersama dosen bisa menggantikan skripsi?

Bisa, kalau kampusmu membuka jalur itu dan syaratnya terpenuhi. Syarat yang umum adalah peringkat jurnal minimal tertentu dan mahasiswa menjadi penulis pertama. Detailnya berbeda di tiap kampus.

Apakah publikasi di jurnal SINTA 2 selalu berbayar?

Tidak selalu. Sebagian jurnal tidak memungut biaya, sebagian lain mengenakan biaya pemrosesan artikel. Riset yang didanai hibah juga bisa menanggung biaya publikasi, seperti yang dialami Nala. Gambaran biayanya ada di biaya publikasi jurnal SINTA.

Siap Publikasi dengan Aman dan Profesional?

Konsultasikan kebutuhan publikasi Anda dengan tim ahli kami. Gratis dan tanpa komitmen.

Ririn dan Nyonyo melambai