Berapa Lama Proses Publikasi Jurnal? Tahapan dan Faktornya
Berapa lama dari submit sampai terbit? Rincian waktu tiap tahap, perkiraan untuk non-SINTA, SINTA, dan Scopus, serta cara mempercepatnya.
Jawaban singkat
Waktu publikasi jurnal tergantung jurnalnya. Perkiraan tahapnya: persiapan naskah beberapa hari sampai 2 minggu, pemeriksaan awal editor beberapa hari sampai 2 minggu, peer review 2 minggu sampai beberapa bulan, lalu tahap berikutnya sampai terbit. Kalau syarat kampusmu cukup LoA, waktunya lebih longgar daripada syarat artikel sudah terbit.

"Kira-kira kapan terbit?" adalah pertanyaan yang paling sering muncul, terutama dari mahasiswa yang dikejar jadwal sidang atau wisuda. Jawaban jujurnya: tergantung jurnal. Tapi tergantung apa saja, dan bagaimana memperkirakannya, bisa dijelaskan.
Tahapan publikasi dan perkiraan waktunya
| Tahap | Yang terjadi | Perkiraan waktu |
|---|---|---|
| Persiapan naskah | Menyesuaikan template, sitasi, dan bahasa | Beberapa hari sampai 2 minggu |
| Pemeriksaan awal editor | Editor mengecek scope, format, dan similarity | Beberapa hari sampai 2 minggu |
| Peer review | Reviewer membaca dan memberi penilaian | 2 minggu sampai beberapa bulan |
| Revisi | Penulis memperbaiki dan membalas reviewer | Tergantung penulis, biasanya diberi batas waktu |
| Keputusan dan LoA | Editor memutuskan diterima | Beberapa hari sampai 2 minggu setelah revisi |
| Produksi dan terbit | Tata letak, galley proof, terbit di nomor terjadwal | Mengikuti jadwal terbitan |
Dua tahap yang paling memakan waktu adalah peer review dan menunggu jadwal terbitan. Keduanya di luar kendali penulis.
Perkiraan per jenis jurnal
Berikut gambaran umum yang kami pakai saat konsultasi. Angka sebenarnya tetap tergantung jurnal yang dipilih.
- Jurnal non-SINTA ber-ISSN: sekitar 1 sampai 2 minggu bila jurnal dan slot terbitnya sesuai. Lihat publikasi jurnal non-SINTA.
- Jurnal internasional terindeks EBSCO, Index Copernicus, atau DOAJ: sekitar 1 sampai 3 minggu. Lihat publikasi jurnal internasional.
Waktu sesingkat ini mungkin karena jurnal dipilih yang jadwal terbitnya dekat dan slotnya masih tersedia. Bedakan dengan jurnal predator: jurnal yang layak tetap memeriksa naskah dan meminta revisi bila perlu, walaupun prosesnya singkat.
- Jurnal SINTA: umumnya sekitar 1 sampai 3 bulan. Peringkat yang lebih tinggi cenderung lebih lama. Lihat publikasi jurnal SINTA.
- Jurnal Scopus: umumnya beberapa bulan, sering 3 sampai 6 bulan atau lebih, karena review bisa beberapa putaran. Lihat publikasi jurnal Scopus.
Faktor yang membuat proses lebih cepat atau lebih lambat
- Kesesuaian scope. Naskah di luar scope bisa ditolak cepat, tapi itu berarti mulai lagi dari awal di jurnal lain.
- Kerapian naskah. Naskah yang tidak mengikuti template sering dikembalikan sebelum direview.
- Ketersediaan reviewer. Topik yang sangat spesifik kadang butuh waktu lebih lama untuk mendapat reviewer.
- Jumlah putaran revisi. Revisi mayor biasanya dikirim lagi ke reviewer, menambah beberapa minggu.
- Kecepatan penulis membalas revisi. Satu-satunya faktor besar yang sepenuhnya di tanganmu.
- Jadwal dan kapasitas terbitan. Jurnal yang terbit dua kali setahun dan slotnya sudah penuh bisa membuat artikel yang sudah diterima menunggu berbulan-bulan.
- Musim. Menjelang tenggat kelulusan, banyak jurnal menerima lonjakan naskah.
Cara memperkirakan waktu sebelum submit
- Lihat data di website jurnal. Sebagian jurnal mencantumkan rata-rata waktu sampai keputusan pertama atau sampai diterima.
- Lihat tanggal di artikel yang sudah terbit. Banyak artikel mencantumkan tanggal diterima (received), direvisi (revised), dan disetujui (accepted). Selisihnya memberi gambaran nyata.
- Cek jadwal terbit. Kalau jurnal terbit bulan Juni dan Desember, dan sekarang April, artikelmu paling cepat masuk terbitan Juni atau Desember.
- Tanyakan ke editor soal ketersediaan slot terbitan berikutnya.
Cara mempercepat tanpa jalan pintas
- Pilih jurnal yang scope dan jadwal terbitnya sesuai sejak awal. Penolakan karena salah scope adalah pemborosan waktu terbesar.
- Rapikan naskah sesuai template sebelum submit.
- Balas revisi secepat mungkin, idealnya jauh sebelum batas waktu.
- Siapkan jurnal cadangan supaya bisa segera pindah bila ditolak.
- Kalau jurnal menawarkan jalur percepatan resmi (fast track), pastikan prosesnya tetap melewati review dan tercantum di website jurnal.
Panduan lengkap alurnya ada di cara publikasi jurnal SINTA dari nol sampai terbit, dan cara membalas revisi ada di cara membalas komentar reviewer.
Kalau prosesnya terlalu cepat
Proses yang sangat cepat tidak selalu kabar baik. Kalau sebuah jurnal menjanjikan terbit dalam beberapa hari tanpa review, atau langsung mengirim tagihan tanpa komentar reviewer, itu tanda bahaya. Ciri-ciri lainnya dibahas di ciri jurnal predator.
Contoh menghitung mundur dari tanggal sidang
Misalkan sidangmu tanggal 15 Desember, dan syarat kampus adalah LoA dari jurnal SINTA. Hitung mundur seperti ini:
- Awal Desember: batas aman LoA sudah di tangan, supaya ada waktu mengurus berkas sidang.
- November: waktu cadangan untuk revisi dan keputusan editor.
- Oktober: proses review berjalan.
- Akhir September: naskah sudah harus dikirim ke jurnal yang tepat.
- Pertengahan September: naskah selesai dipadatkan dan disesuaikan dengan template.
Artinya, kalau sekarang sudah November dan naskah belum dikirim, jurnal dengan proses review panjang bukan pilihan yang aman. Lebih baik memilih jurnal yang jadwalnya lebih cepat, atau mendiskusikan alternatif dengan pembimbing.
Yang bisa dilakukan sambil menunggu
- Pantau status naskah di akun OJS secara berkala.
- Siapkan bahan revisi yang mungkin diminta, misalnya data mentah atau hasil analisis tambahan.
- Kerjakan naskah berikutnya, atau siapkan berkas lain yang dibutuhkan untuk sidang.
- Jangan mengirim naskah yang sama ke jurnal lain sambil menunggu. Itu melanggar aturan hampir semua jurnal.
Pertanyaan yang sering muncul
Kalau sidang saya dua bulan lagi, masih sempat? Masih mungkin, tergantung syarat kampus. Kalau yang diminta cukup LoA, waktunya lebih longgar daripada syarat artikel sudah terbit. Pilih jurnal yang slot terbitnya masih tersedia dan siapkan naskah serapi mungkin.
Apakah boleh menanyakan status naskah ke editor? Boleh, dengan sopan, setelah melewati waktu yang wajar sesuai informasi di website jurnal. Sertakan judul dan nomor ID naskah.
Apakah LoA bisa dipakai untuk syarat kelulusan? Tergantung aturan kampus. Banyak kampus menerima LoA, tapi ada yang mensyaratkan artikel sudah terbit. Cek aturan di prodimu.
Kenapa artikel yang sudah dapat LoA belum terbit juga? LoA berarti naskah diterima, tapi artikel menunggu terbitan yang dijadwalkan. Kalau slot terbitan terdekat sudah penuh, artikel bisa masuk terbitan berikutnya. Tanyakan ke editor nomor terbitan yang direncanakan untuk artikelmu.
Punya tenggat yang mepet?
Sampaikan tenggatmu saat konsultasi gratis. Tim Helpin Publisher akan mencarikan jurnal yang jadwal terbitnya paling sesuai, tanpa menjanjikan waktu yang tidak realistis.



