Dana Bantuan APC Jurnal Scopus: Rencana Ferry Irwandi
Apa itu APC, rencana bantuan APC dari Ferry Irwandi untuk peneliti Indonesia, dan cara lain meringankan biaya publikasi jurnal Scopus.
Jawaban singkat
APC (Article Processing Charge) adalah biaya yang dibayar penulis agar artikel terbit secara akses terbuka, dan umumnya ditagih setelah naskah dinyatakan diterima. Pada pertengahan 2026 Ferry Irwandi mengumumkan lewat Threads bahwa ia berencana membuat mekanisme bantuan APC untuk peneliti Indonesia. Cara lain meringankan biaya: pilih jurnal tanpa APC, ajukan keringanan, cek dukungan kampus dan pemberi dana, dan manfaatkan perjanjian penerbit dengan institusi.

Bagi banyak peneliti Indonesia, tantangan terbesar publikasi internasional bukan hanya menembus reviewer, tetapi juga biayanya. Naskah sudah diterima, tapi artikel tertahan karena biaya publikasi akses terbuka atau APC (Article Processing Charge) belum terbayar.
Pada pertengahan 2026, Ferry Irwandi mengumumkan lewat akun Threads-nya bahwa ia berencana membuat mekanisme bantuan APC untuk peneliti Indonesia. Artikel ini merangkum rencana tersebut, menjelaskan apa itu APC, dan menyebut pilihan lain untuk meringankan biaya publikasi.
Apa itu APC?
APC adalah biaya yang dibayar penulis agar artikelnya diterbitkan secara akses terbuka, sehingga bisa dibaca siapa saja tanpa berlangganan. APC biasanya ditagih setelah naskah diterima, bukan saat submit.
Besarnya sangat bervariasi, dari beberapa juta sampai puluhan juta rupiah per artikel, bahkan bisa lebih dari seratus juta rupiah di jurnal tertentu, tergantung penerbit dan jurnal. Rincian dan cara menyiasatinya ada di biaya publikasi jurnal Scopus.
Perlu diingat, tidak semua jurnal Scopus memungut APC. Banyak jurnal yang memakai model berlangganan menerbitkan artikel tanpa biaya bagi penulis. Contohnya ada di kisah dosen S3 yang tembus jurnal Scopus tanpa APC.
Rencana bantuan APC dari Ferry Irwandi
Menurut unggahan di akun Threads @irwandiferry, bantuan ini ditujukan bagi peneliti Indonesia yang artikelnya sudah diterima di jurnal internasional bereputasi dan membutuhkan dukungan biaya publikasi. Kriteria awal yang ia sebutkan:
- Penulis adalah warga negara Indonesia.
- Artikel sudah memperoleh Letter of Acceptance (LoA).
- Jurnal terindeks Scopus, dengan usulan untuk kuartil Q1 sampai Q2.
Saat diumumkan, mekanismenya masih dirancang dan belum final. Sampai artikel ini ditulis, kami belum menemukan pengumuman resmi tentang pembukaan pendaftarannya. Pantau langsung akun resmi Ferry Irwandi untuk kabar terbaru, dan waspadai pihak lain yang mengatasnamakan program ini.
Pilihan lain untuk meringankan biaya publikasi
1. Pilih jurnal tanpa APC
Sebelum submit, cek halaman Author Guidelines atau Publication Charges. Jurnal berlangganan dan jurnal akses terbuka yang dibiayai lembaga (diamond open access) tidak memungut biaya dari penulis.
2. Ajukan keringanan atau pembebasan biaya
Sebagian penerbit menyediakan waiver atau diskon APC untuk kondisi tertentu, misalnya berdasarkan negara asal penulis atau kemampuan finansial. Ajukan sesuai prosedur penerbit, biasanya sebelum atau saat submit.
3. Cek dukungan kampus dan pemberi dana riset
Banyak kampus punya insentif atau bantuan biaya publikasi internasional bagi dosen. Hibah penelitian juga sering bisa dipakai untuk biaya publikasi. Tanyakan ke lembaga penelitian kampusmu.
4. Manfaatkan perjanjian penerbit dengan institusi
Beberapa institusi punya perjanjian dengan penerbit sehingga penulisnya bisa menerbitkan akses terbuka dengan biaya lebih ringan atau ditanggung institusi.
Waspadai jebakan biaya
- Jurnal bereputasi menagih APC setelah naskah diterima lewat review, bukan sebelum.
- Waspadai tawaran "jaminan terbit" atau "kolaborasi" dengan iuran besar tanpa proses review yang jelas.
- Pastikan pembayaran dilakukan ke rekening resmi penerbit, bukan rekening pribadi.
Ciri-ciri lainnya ada di ciri jurnal predator dan cara cek jurnal Scopus yang discontinued.
Pertanyaan yang sering muncul
Kapan APC harus dibayar? Umumnya setelah naskah dinyatakan diterima. Penerbit mengirimkan tagihan sebelum artikel diproses untuk terbit.
Kalau tidak sanggup membayar APC setelah diterima, bagaimana? Hubungi editor secepatnya. Tanyakan kemungkinan keringanan, atau tarik naskah secara resmi lalu kirim ke jurnal tanpa APC. Jangan biarkan tanpa kabar.
Apakah jurnal ber-APC mahal pasti lebih bagus? Tidak. Besar biaya bukan ukuran mutu. Yang menentukan adalah reputasi jurnal, proses review, dan kesesuaian dengan bidangmu.
Butuh jurnal yang sesuai budget?
Helpin Publisher membantu memilih jurnal Scopus yang sesuai bidang dan budget-mu, termasuk jurnal tanpa APC. Lihat jasa publikasi jurnal Scopus atau konsultasi gratis.




