Biaya Publikasi Jurnal Scopus (APC): Gratis sampai Jutaan
Kenapa biaya publikasi jurnal Scopus bisa gratis atau ribuan dolar? Model open access, APC, waiver, dan cara memperkirakan biaya sebelum submit.
Jawaban singkat
Biaya publikasi jurnal Scopus (APC) bisa dari gratis sampai ribuan dolar, tergantung model jurnalnya, dan ada jalur publikasi Scopus tanpa APC. Selain APC, ada biaya di luar APC yang perlu dihitung. Artikel ini membahas empat model jurnal, faktor yang memengaruhi APC, dan cara memperkirakan biaya sebelum submit.

Publikasi di jurnal Scopus tidak selalu mahal, tapi juga tidak selalu gratis. Ada jurnal yang tidak menagih apa pun, ada yang APC-nya bisa lebih dari seratus juta rupiah. Supaya tidak salah perkiraan, pahami dulu model bisnis jurnalnya.
Empat model jurnal dan pengaruhnya ke biaya
1. Jurnal langganan (subscription). Pembaca atau perpustakaan yang membayar untuk mengakses artikel. Penulis umumnya tidak dikenai biaya publikasi, kecuali biaya tambahan tertentu seperti gambar berwarna di versi cetak.
2. Open access penuh (gold open access). Artikel bisa dibaca gratis oleh siapa saja, dan biaya produksinya dibebankan ke penulis lewat APC (Article Processing Charge).
3. Hybrid. Jurnal langganan yang memberi pilihan. Kalau penulis mau artikelnya terbuka untuk umum, penulis membayar APC. Kalau tidak, artikel terbit di balik akses berbayar tanpa biaya untuk penulis.
4. Diamond atau platinum open access. Artikel gratis dibaca dan gratis diterbitkan. Biaya ditanggung lembaga, kampus, atau asosiasi. Banyak jurnal kampus yang masuk Scopus memakai model ini atau memasang APC rendah.
Seberapa besar APC jurnal Scopus?
Rentangnya sangat lebar. Sebagai gambaran dari penerbit besar, Elsevier mencantumkan biaya open access jurnal-jurnalnya mulai sekitar US$150 sampai US$9.900 per artikel (sumber). Penerbit besar lain juga memasang tarif berbeda untuk setiap jurnal.
Di sisi lain, ada jurnal Scopus terbitan kampus atau asosiasi di Asia, termasuk Indonesia, yang APC-nya jauh lebih rendah atau gratis.
Angka pasti selalu ada di website jurnal masing-masing, biasanya di halaman "Open Access", "Article Processing Charge", atau "Author Guidelines".
Faktor yang memengaruhi APC
- Penerbit. Penerbit komersial besar cenderung memasang APC lebih tinggi daripada jurnal kampus.
- Reputasi dan kuartil. Jurnal dengan reputasi tinggi sering memasang APC tinggi, walau tidak selalu. Ada jurnal Q1 yang gratis untuk penulis karena model langganan.
- Model akses. Memilih open access di jurnal hybrid berarti membayar APC. Memilih jalur langganan berarti tidak.
- Keringanan (waiver). Sejumlah penerbit memberi potongan atau pembebasan untuk penulis dari negara tertentu atau dengan kondisi tertentu. Cek kebijakan waiver di website penerbit.
- Kurs. APC dalam dolar atau euro ikut naik turun dengan kurs saat pembayaran.
Biaya di luar APC
Untuk publikasi internasional, biasanya ada biaya pendukung yang perlu disiapkan:
- English proofreading. Naskah dengan bahasa Inggris yang kurang rapi sering ditolak sebelum masuk review.
- Penyesuaian format dan referensi sesuai gaya jurnal.
- Revisi besar, misalnya analisis tambahan yang diminta reviewer.
- Resubmission. Kalau ditolak, naskah perlu disesuaikan lagi untuk jurnal berikutnya.
Kapan APC dibayar?
Pada jurnal yang sehat, APC ditagih setelah naskah diterima melalui proses review. Kalau kamu diminta membayar penuh di awal dengan janji pasti terbit, itu tanda bahaya. Ciri-ciri lain jurnal bermasalah ada di artikel ciri jurnal predator dan cara cek jurnal Scopus asli.
Cara memperkirakan biaya sebelum submit
- Pastikan jurnalnya terindeks Scopus lewat scopus.com/sources dan cek kuartilnya. Cara membaca kuartil ada di arti Q1 sampai Q4 Scopus.
- Buka website jurnal, cari halaman APC atau Open Access.
- Cek apakah jurnalnya hybrid. Kalau iya, putuskan mau jalur open access atau langganan.
- Cek kebijakan waiver penerbit.
- Tambahkan biaya proofreading dan cadangan untuk kemungkinan resubmission.
- Kalau memakai dana hibah, masukkan komponen ini ke anggaran sejak awal.
Jalur publikasi Scopus tanpa APC
Kalau budget terbatas, masih ada beberapa jalur:
- Jalur langganan di jurnal hybrid. Pilih opsi tanpa open access. Artikel tetap terbit dan terindeks, hanya saja pembaca perlu akses berlangganan untuk membaca versi lengkapnya.
- Jurnal diamond open access. Banyak jurnal yang dikelola universitas atau asosiasi ilmiah tidak memungut biaya dari penulis maupun pembaca. Cari keterangan "no article processing charge" di website jurnal.
- Pengajuan waiver. Beberapa penerbit mempertimbangkan keringanan biaya untuk penulis dengan kondisi tertentu. Ajukan sebelum atau saat submit, bukan setelah naskah diterima.
- Dukungan institusi. Tanyakan ke LPPM atau perpustakaan kampusmu, apakah ada dana insentif publikasi internasional atau kerja sama dengan penerbit tertentu.
Contoh membandingkan tiga jurnal
Misalkan kamu menemukan tiga jurnal Scopus yang sama-sama cocok untuk topikmu. Bandingkan dengan tabel seperti ini, lalu isi dari website masing-masing jurnal:
| Pertimbangan | Jurnal A | Jurnal B | Jurnal C |
|---|---|---|---|
| Model akses | Hybrid | Gold open access | Diamond open access |
| APC | Hanya jika memilih open access | Wajib setelah diterima | Tidak ada |
| Kuartil (tahun terbaru) | Isi dari Scimago | Isi dari Scimago | Isi dari Scimago |
| Rata-rata waktu review | Isi dari website jurnal | Isi dari website jurnal | Isi dari website jurnal |
| Sesuai syarat kampus? | Cek aturan | Cek aturan | Cek aturan |
Banyak jurnal mencantumkan rata-rata waktu dari submit sampai keputusan pertama di halaman utamanya. Data itu sama pentingnya dengan biaya, terutama kalau kamu punya tenggat.
Langkah membayar APC dan dokumen yang perlu disimpan
- Tunggu email keputusan diterima (acceptance) dan tagihan resmi dari jurnal atau penerbit.
- Cocokkan nama penerbit di tagihan dengan nama penerbit di halaman sumber Scopus.
- Bayar lewat kanal yang tercantum di tagihan atau di sistem penerbit, bukan ke rekening pribadi.
- Simpan invoice, bukti bayar, dan email acceptance. Ketiganya sering diminta untuk laporan hibah atau klaim insentif publikasi.
- Setelah artikel terbit, simpan juga tautan DOI dan tangkapan layar halaman artikel.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah artikel open access lebih banyak dikutip? Artikel yang bisa dibaca gratis memang lebih mudah diakses, sehingga peluang dibaca lebih besar. Tapi jumlah sitasi tetap paling banyak ditentukan oleh kualitas dan relevansi penelitiannya.
Kapan APC dibayar, sebelum atau sesudah diterima? Pada jurnal yang sehat, APC ditagih setelah naskah diterima. Waspadai permintaan bayar penuh di awal.
APC dibayar dalam mata uang apa? Umumnya dolar AS atau euro untuk penerbit internasional, dibayar lewat kartu kredit atau transfer. Jurnal terbitan Indonesia biasanya menagih dalam rupiah.
Ingin hitungan yang lebih pasti?
Biaya total sangat tergantung jurnal yang dipilih dan kondisi naskahmu. Lewat konsultasi gratis, tim Helpin Publisher bisa bantu memetakan beberapa pilihan jurnal Scopus beserta perkiraan biayanya. Detail layanan ada di halaman publikasi jurnal Scopus.
Harga mulai dari semua layanan, perkiraan waktu, dan apa yang dikerjakan ada di daftar harga jasa publikasi jurnal.




