Cara Cek Jurnal Scopus yang Sudah Discontinued
Arti jurnal discontinued di Scopus, akibatnya bagi artikelmu, cara mengecek statusnya di Scopus Sources dan daftar resmi, serta tanda jurnal berisiko.
Jawaban singkat
Jurnal 'discontinued' adalah jurnal yang dikeluarkan Scopus dari indeks setelah dievaluasi ulang karena tidak lagi memenuhi standar, misalnya kualitas menurun, pola publikasi tidak wajar, atau masalah etika. Cek status terbarunya lewat Scopus Sources atau daftar sumber Scopus yang diunduh, cocokkan dengan website jurnal, lalu cek kuartil dan tahun datanya. Jangan hanya percaya klaim 'indexed by Scopus' di website jurnal.

Bayangkan artikelmu terbit di jurnal yang dulu terindeks Scopus, lalu saat diajukan untuk kenaikan jabatan atau syarat lulus, jurnal itu ternyata sudah dikeluarkan. Kasus seperti ini sering terjadi karena penulis hanya melihat klaim "indexed by Scopus" di website jurnal tanpa mengecek status terbarunya.
Artikel ini menjelaskan apa itu jurnal discontinued, akibatnya bagi artikelmu, dan cara mengeceknya.
Apa arti "discontinued" di Scopus?
Scopus mengevaluasi ulang jurnal yang sudah terindeks. Kalau sebuah jurnal dinilai tidak lagi memenuhi standar, misalnya karena kualitas menurun, pola publikasi tidak wajar, atau ada masalah etika, Scopus menghentikan pengindeksan artikel barunya. Jurnal itu masuk daftar discontinued sources.
Menurut kebijakan konten Scopus:
- Artikel yang sudah terindeks sebelum dihentikan tetap ada di Scopus sebagai catatan ilmiah.
- Artikel yang terbit setelah dihentikan tidak diindeks lagi.
- Dalam kasus pelanggaran etika yang berat dan terbukti, konten yang sudah terindeks pun bisa dihapus.
- Selama jurnal sedang dievaluasi ulang, pengindeksan artikel barunya bisa ditangguhkan.
Ada juga kasus lain: jurnal bisa tampil berstatus discontinued di Scopus karena penerbitnya berhenti mengirim konten selama beberapa tahun, bukan karena masalah mutu.
Akibatnya bagi penulis
- Artikel yang terbit setelah jurnal dihentikan tidak akan muncul di Scopus, sehingga tidak bisa diakui sebagai publikasi Scopus.
- Untuk penilaian jabatan akademik dosen, aturan terbaru mensyaratkan jurnal tidak berstatus dihentikan saat artikel terbit maupun saat dinilai. Konfirmasikan ke kampus atau instansimu. Gambaran umum syarat publikasi dosen ada di syarat publikasi jurnal S2, S3, dan jabatan dosen.
- Artikel yang sudah terindeks sebelum jurnal dihentikan tetap tercatat, tapi sebagian penilai tetap mempertanyakannya. Konfirmasikan ke kampus atau instansimu.
Cara mengecek status jurnal di Scopus
1. Cari di Scopus Sources
- Buka scopus.com/sources. Halaman ini bisa diakses tanpa login.
- Cari berdasarkan judul jurnal atau ISSN.
- Buka profil jurnal dan lihat periode cakupan (coverage). Kalau tahun terakhir cakupan sudah lewat lama, waspadai.
- Perhatikan apakah ada keterangan discontinued atau cakupan yang berhenti.
2. Unduh daftar sumber Scopus
Scopus menyediakan source title list dalam bentuk spreadsheet, termasuk lembar khusus untuk judul yang dihentikan. Daftar ini diperbarui berkala. Cari nama jurnal atau ISSN di lembar discontinued tersebut. Tautan unduhannya ada di halaman kebijakan konten Scopus.
3. Cocokkan dengan website jurnal
- Pastikan nama, ISSN, dan penerbit di Scopus sama dengan yang tertulis di website.
- Waspadai jurnal bajakan (hijacked journal): website palsu yang meniru nama dan ISSN jurnal Scopus asli. Akses website jurnal lewat tautan di profil Scopus, bukan dari email undangan.
4. Cek kuartil dan tahun data
Kuartil di SJR (SCImago) dan CiteScore di Scopus bisa berbeda tahun datanya. Pastikan jurnal masih aktif di tahun terbaru. Penjelasan kuartil ada di arti Q1, Q2, Q3, Q4 Scopus.
Tanda jurnal berisiko dihentikan
Tanda-tanda ini tidak pasti, tapi patut diwaspadai:
- Jumlah artikel per terbitan melonjak tajam dalam waktu singkat.
- Waktu dari submit sampai terbit sangat singkat untuk semua artikel.
- Banyak artikel di luar ruang lingkup jurnal.
- Menawarkan "jaminan terbit" atau jalur cepat berbayar.
- Banyak artikel dari penulis atau negara yang sama dalam satu terbitan.
Ciri lain jurnal bermasalah dibahas di ciri jurnal predator.
Pertanyaan yang sering muncul
Kalau jurnal dihentikan saat artikelku masih di proses review, bagaimana? Pertimbangkan menarik naskah secara resmi dan mengirimkannya ke jurnal lain, terutama kalau artikel itu kamu perlukan sebagai publikasi Scopus.
Bisakah jurnal yang dihentikan masuk Scopus lagi? Bisa mengajukan ulang setelah masa tunggu tertentu, lewat evaluasi dari awal. Prosesnya lama, jadi jangan berharap statusnya pulih cepat.
Apakah Google Scholar bisa dipakai untuk mengecek status Scopus? Tidak. Google Scholar mengindeks hampir semua artikel di internet dan bukan penanda jurnal bereputasi.
Ingin aman memilih jurnal Scopus?
Tim Helpin Publisher memeriksa status indeks, kuartil, dan rekam jejak jurnal sebelum merekomendasikannya. Lihat jasa publish jurnal Scopus atau mulai dengan konsultasi gratis.




