Logo Helpin PublisherHelpin PublisherJasa Publikasi Jurnal
Semua artikel
Menulis Naskah10 Oktober 2026Ditinjau oleh Fajrul, pendiri Helpin

Mengubah Skripsi Jadi Artikel Jurnal, Langkah demi Langkah

Skripsi 80 halaman perlu dipadatkan jadi artikel 15 halaman. Cara memangkas tiap bab, menulis ulang abstrak dan pendahuluan, dan menyesuaikan dengan jurnal.

Jawaban singkat

Mengubah skripsi jadi artikel bukan sekadar memotong halaman, karena skripsi ditulis untuk penguji dan artikel untuk sesama peneliti. Tentukan dulu jurnal tujuan, lalu petakan bab: Bab 1 dan 2 jadi satu bagian Pendahuluan, Bab 3 jadi metode yang ringkas tapi bisa diulang, Bab 4 pilih temuan terpenting, Bab 5 jadi kesimpulan (bukan ringkasan), lalu tulis ulang judul dan abstrak.

Mengubah Skripsi Jadi Artikel Jurnal, Langkah demi Langkah
Foto: cowlet, CC BY 2.0, via Flickr. Dipotong dan diperkecil dari aslinya

Skripsi dan artikel jurnal berangkat dari penelitian yang sama, tapi ditulis untuk pembaca yang berbeda. Skripsi ditulis untuk penguji dan harus menunjukkan bahwa kamu menguasai seluruh proses penelitian. Artikel jurnal ditulis untuk sesama peneliti yang ingin tahu temuanmu dengan cepat.

Karena itu, mengubah skripsi jadi artikel bukan sekadar memotong halaman. Banyak bagian perlu ditulis ulang.

Pertama, tentukan jurnal tujuannya

Sebelum memangkas apa pun, pilih dulu jurnalnya. Batas jumlah kata, struktur bab, gaya sitasi, dan bahasa abstrak ditentukan oleh jurnal. Menulis ulang tanpa tujuan jelas berarti kamu harus menulis ulang lagi nanti.

Cek di website jurnal:

  • Batas jumlah kata atau halaman
  • Struktur yang diminta, misalnya Pendahuluan, Metode, Hasil, Pembahasan, Kesimpulan
  • Gaya sitasi
  • Template Word

Kalau belum punya jurnal incaran, baca dulu cara publikasi jurnal SINTA dari nol.

Peta dari bab skripsi ke bagian artikel

Skripsi Artikel jurnal
Bab 1 Pendahuluan Pendahuluan, dipadatkan jadi beberapa paragraf
Bab 2 Tinjauan Pustaka Dilebur ke Pendahuluan dan Pembahasan
Bab 3 Metode Metode, versi ringkas
Bab 4 Hasil dan Pembahasan Hasil dan Pembahasan, inti artikel
Bab 5 Penutup Kesimpulan, satu sampai dua paragraf

Bab 1 dan 2: dari belasan halaman jadi satu bagian Pendahuluan

Ini bagian yang paling banyak dipangkas. Pendahuluan artikel biasanya cukup menjawab empat hal:

  1. Masalah apa yang diteliti dan kenapa penting.
  2. Apa yang sudah diketahui dari penelitian sebelumnya.
  3. Celah apa yang belum terjawab.
  4. Apa tujuan penelitianmu untuk mengisi celah itu.

Teori panjang dari Bab 2 tidak perlu dipindahkan utuh. Ambil hanya yang langsung mendukung argumenmu, dan utamakan rujukan jurnal terbaru daripada buku teks. Bagian "sistematika penulisan", "batasan masalah", dan "manfaat penelitian" biasanya dihapus.

Bab 3: metode yang ringkas tapi bisa diulang

Peneliti lain harus bisa memahami, bahkan mengulang, penelitianmu dari bagian ini. Yang perlu ada:

  • Desain penelitian
  • Populasi, sampel, atau subjek penelitian dan cara memilihnya
  • Instrumen atau alat ukur
  • Teknik analisis data

Yang bisa dibuang: definisi panjang tentang jenis-jenis metode penelitian dan kutipan buku metodologi yang tidak perlu.

Bab 4: pilih temuan yang paling penting

Skripsi sering menampilkan semua tabel dan semua hasil uji. Artikel cukup menampilkan yang menjawab tujuan penelitian. Beberapa tips:

  • Gabungkan tabel yang mirip.
  • Jangan ulang angka yang sudah ada di tabel ke dalam paragraf. Paragraf dipakai untuk menafsirkan.
  • Di pembahasan, bandingkan temuanmu dengan penelitian lain. Apakah sejalan, berbeda, dan kenapa.

Bagian pembahasan inilah yang paling diperhatikan reviewer.

Bab 5: kesimpulan, bukan ringkasan

Tulis jawaban atas tujuan penelitian dalam satu sampai dua paragraf. Tambahkan keterbatasan penelitian dan saran penelitian lanjutan bila jurnal memintanya. Hindari mengulang hasil per poin seperti di skripsi.

Tulis ulang judul dan abstrak

Judul skripsi sering panjang dan memuat nama tempat, tahun, dan jenis penelitian. Untuk artikel, buat judul yang lebih spesifik dan langsung ke inti temuan.

Abstrak artikel biasanya 150 sampai 250 kata dan memuat latar belakang singkat, tujuan, metode, hasil utama, dan kesimpulan. Banyak jurnal SINTA meminta abstrak dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Soal penulis dan etika

  • Nama dosen pembimbing. Banyak kampus dan jurnal menganggap pembimbing layak menjadi penulis pendamping karena berkontribusi pada penelitian. Diskusikan dengan pembimbingmu sebelum submit.
  • Similarity dengan skripsi sendiri. Kalau skripsimu sudah diunggah ke repositori kampus, pemeriksa similarity bisa mendeteksi kemiripan tinggi. Menulis ulang dengan kalimat baru membantu, dan beberapa jurnal menerima penjelasan bahwa artikel berasal dari skripsi penulis sendiri. Tanyakan kebijakan jurnalnya. Cara menulis ulang tanpa mengubah makna dibahas di cara menurunkan similarity tanpa mengubah makna di blog helpin.id.
  • Satu penelitian, satu artikel utama. Memecah satu skripsi jadi banyak artikel dengan isi tumpang tindih bisa dianggap pelanggaran etika publikasi.

Checklist sebelum submit

  • Jumlah kata sesuai batas jurnal
  • Sudah memakai template jurnal
  • Gaya sitasi sudah sesuai dan semua rujukan ada di daftar pustaka
  • Abstrak dan kata kunci sudah lengkap
  • Pembimbing atau rekan penulis sudah setuju

Contoh mengubah judul skripsi jadi judul artikel

Judul skripsi sering panjang karena memuat semua informasi administratif. Contoh:

Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga terhadap Kepuasan Pelanggan pada Toko X di Kota Surakarta Tahun 2025 (Studi Kasus pada Pelanggan Toko X)

Untuk artikel, buang bagian yang tidak menambah informasi penting dan buat lebih spesifik:

Kualitas Pelayanan, Harga, dan Kepuasan Pelanggan Ritel Modern di Surakarta

Tahun dan keterangan "studi kasus" bisa dijelaskan di metode. Judul yang lebih ringkas juga lebih mudah ditemukan di mesin pencari.

Contoh memadatkan paragraf pendahuluan

Pendahuluan skripsi sering dibuka dengan latar yang sangat luas, misalnya perkembangan ekonomi dunia, lalu menyempit pelan-pelan dalam beberapa halaman. Di artikel, langsung masuk ke masalah:

  • Versi skripsi: tiga paragraf tentang globalisasi dan persaingan bisnis, dua paragraf tentang ritel di Indonesia, baru kemudian masalah di Toko X.
  • Versi artikel: satu paragraf tentang masalah kepuasan pelanggan di ritel modern dengan data pendukung, satu paragraf tentang temuan penelitian sebelumnya yang belum konsisten, satu paragraf tentang tujuan penelitianmu.

Tiga paragraf yang padat lebih kuat daripada lima halaman pengantar.

Kenapa artikel dari skripsi sering ditolak

  • Kebaruannya tidak jelas. Pendahuluan tidak menunjukkan apa yang berbeda dari penelitian sebelumnya.
  • Terlalu lokal tanpa alasan. Penelitian di satu toko atau satu sekolah tetap bisa diterima, asal pembahasannya mengaitkan temuan dengan konteks yang lebih luas.
  • Rujukan sudah lama. Banyak skripsi masih mengandalkan buku teks lama. Jurnal lebih menyukai rujukan artikel jurnal beberapa tahun terakhir.
  • Pembahasan hanya mengulang hasil. Reviewer mencari tafsiran dan perbandingan dengan penelitian lain, bukan pengulangan angka di tabel.

Memperbaiki empat hal ini biasanya lebih berdampak daripada memoles bahasa.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah skripsi yang sudah diunggah ke repositori kampus masih boleh diterbitkan di jurnal? Umumnya boleh, karena skripsi tidak dianggap publikasi jurnal. Tapi tulis ulang dengan kalimat baru dan sampaikan ke editor bahwa artikel berasal dari skripsimu bila jurnal meminta keterangan itu.

Berapa lama memadatkan skripsi jadi artikel? Biasanya satu sampai dua minggu kalau dikerjakan rutin. Bagian yang paling lama adalah menulis ulang pendahuluan dan pembahasan.

Apakah data skripsi boleh dipakai untuk dua artikel? Boleh kalau pertanyaan penelitian dan analisisnya benar-benar berbeda. Kalau isinya tumpang tindih, itu bisa dianggap publikasi ganda.

Mau dibantu memadatkan skripsimu?

Tim Helpin Publisher bisa membantu mengubah skripsi, tesis, atau disertasi menjadi artikel sesuai template jurnal tujuan, lalu mendampingi sampai revisi reviewer. Lihat jasa publish jurnal SINTA atau mulai dengan konsultasi gratis.

Siap Publikasi dengan Aman dan Profesional?

Konsultasikan kebutuhan publikasi Anda dengan tim ahli kami. Gratis dan tanpa komitmen.

Ririn dan Nyonyo melambai