Batas Similarity Jurnal dan Cara Menurunkannya dengan Benar
Berapa batas similarity jurnal? Contoh kebijakan jurnal SINTA, cara membaca laporan Turnitin, dan cara menurunkan skor tanpa melanggar etika.
Jawaban singkat
Skor similarity adalah persentase teks naskahmu yang cocok dengan sumber lain di basis data alat pemeriksa, dan itu bukan vonis plagiarisme karena teks yang cocok bisa berupa kutipan bersumber, istilah teknis, nama lembaga, atau frasa umum. Naskah bisa dikembalikan editor tanpa direview kalau skornya melewati batas jurnal, dan batasnya berbeda tiap jurnal. Similarity 0% hampir tidak mungkin dan tidak perlu.

Skor similarity sering jadi momok sebelum submit. Naskah bisa dikembalikan editor tanpa direview hanya karena skornya melewati batas. Masalahnya, banyak penulis tidak tahu berapa batasnya, bagaimana membaca laporannya, dan bagaimana menurunkannya dengan cara yang benar.
Similarity tidak sama dengan plagiarisme
Skor similarity adalah persentase teks naskahmu yang cocok dengan sumber lain di basis data alat pemeriksa. Skor itu bukan vonis plagiarisme. Teks yang cocok bisa berupa kutipan yang sudah diberi sumber, istilah teknis, nama lembaga, atau frasa umum di bidangmu.
Editor melihat skor sekaligus isi kecocokannya. Satu paragraf yang disalin utuh dari satu sumber tanpa sitasi lebih berbahaya daripada banyak kecocokan kecil yang tersebar.
Alat yang biasa dipakai
- Turnitin banyak dipakai kampus untuk memeriksa skripsi dan tugas.
- iThenticate dipakai penerbit dan pengelola jurnal untuk memeriksa naskah. Layanan Similarity Check dari Crossref, yang dipakai banyak jurnal ber-DOI, juga memakai mesin iThenticate.
Keduanya berasal dari perusahaan yang sama, tapi basis data dan pengaturannya bisa berbeda. Skor naskah yang sama bisa sedikit berbeda di dua alat ini. Perbandingan lengkap keduanya ada di iThenticate vs Turnitin untuk jurnal di blog helpin.id.
Berapa batas similarity jurnal?
Tidak ada batas seragam untuk semua jurnal SINTA. Setiap jurnal menetapkan sendiri di halaman kebijakan plagiarisme atau pedoman penulisnya. Beberapa contoh dari website resmi jurnal:
- Tadris: Jurnal Pendidikan Islam menoleransi similarity maksimal 20% dan memeriksanya dengan Turnitin.
- Jurnal Sustainable memakai iThenticate dengan batas maksimal 20%.
- Civica: Jurnal Sains dan Humaniora mensyaratkan maksimal 25%, dan tidak boleh ada satu sumber pun yang menyumbang 5% atau lebih.
Contoh terakhir menunjukkan hal penting: ada jurnal yang juga membatasi kecocokan per sumber. Naskah dengan total 15% bisa tetap bermasalah kalau 8% di antaranya berasal dari satu sumber saja.
Sebagian jurnal juga mulai memeriksa indikasi teks buatan AI. Selalu baca kebijakan jurnal tujuanmu.
Cara membaca laporan similarity
- Lihat daftar sumber, bukan hanya angka total. Perhatikan sumber dengan persentase terbesar.
- Cek apakah daftar pustaka ikut terhitung. Banyak pemeriksaan mengecualikan daftar pustaka dan kutipan langsung. Tanyakan pengaturan yang dipakai jurnal.
- Cari blok teks panjang yang cocok. Kecocokan beberapa kalimat berturut-turut dari satu sumber adalah prioritas utama untuk diperbaiki.
- Perhatikan kecocokan dengan karyamu sendiri. Skripsi di repositori kampus atau artikel lamamu bisa ikut terdeteksi.
Cara menurunkan similarity dengan benar
- Parafrase sungguh-sungguh. Baca sumbernya, tutup, lalu tulis ulang dengan pemahamanmu sendiri dan susunan kalimat baru. Tetap cantumkan sumbernya.
- Ringkas, jangan menyalin. Teori yang panjang cukup diringkas dalam satu dua kalimat dengan sitasi.
- Kurangi kutipan langsung. Kutipan langsung tetap terhitung cocok. Pakai hanya untuk definisi atau pernyataan yang memang harus utuh.
- Tulis ulang bagian dari skripsimu sendiri. Artikel yang berasal dari skripsi di repositori perlu kalimat baru. Lihat cara mengubah skripsi jadi artikel jurnal.
- Perkuat bagian analisis dan pembahasan. Bagian yang berisi pemikiranmu sendiri secara alami punya similarity rendah.
Cara yang tidak boleh dipakai
Ada trik untuk "mengakali" alat pemeriksa, misalnya mengganti huruf dengan karakter mirip, menyisipkan teks tersembunyi, atau menjadikan teks sebagai gambar. Hindari semua ini. Editor dan alat pemeriksa makin mudah mendeteksinya, dan kalau ketahuan, naskah bisa ditolak atau artikel yang sudah terbit bisa ditarik. Mengganti kata dengan sinonim secara otomatis juga berisiko, karena maknanya sering berubah dan kalimatnya jadi janggal.
Kapan sebaiknya cek similarity?
- Setelah naskah selesai dan sebelum submit
- Setelah revisi besar
- Sebelum mengirim ulang ke jurnal lain setelah ditolak
Kalau kampusmu menyediakan akses Turnitin lewat perpustakaan, manfaatkan itu.
Contoh parafrase yang benar dan yang keliru
Teks sumber (contoh):
Motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal seperti minat dan kepercayaan diri, serta faktor eksternal seperti dukungan guru dan lingkungan keluarga.
Parafrase keliru (hanya ganti sinonim):
Dorongan belajar murid dipengaruhi oleh unsur dalam seperti ketertarikan dan rasa percaya diri, juga unsur luar seperti bantuan pengajar dan suasana keluarga.
Susunan kalimatnya masih sama persis. Selain rawan terdeteksi, maknanya juga mulai bergeser.
Parafrase yang lebih baik:
Minat dan kepercayaan diri siswa berperan dalam motivasi belajar, tetapi dukungan dari guru dan keluarga juga ikut menentukan (Nama, Tahun).
Kalimat baru, susunan baru, makna tetap, dan sumber tetap dicantumkan. Contoh teks di atas fiktif.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah similarity 0% itu bagus? Hampir tidak mungkin dan tidak perlu. Istilah teknis dan frasa umum pasti cocok dengan sumber lain. Yang penting skornya di bawah batas jurnal dan tidak ada kecocokan besar dari satu sumber.
Apakah mengutip dengan sitasi tetap terhitung similarity? Ya, teks yang cocok tetap terdeteksi, walau sudah diberi sitasi. Karena itu, parafrase lebih disarankan daripada kutipan langsung yang panjang.
Kalau skor di Turnitin kampus berbeda dengan skor dari jurnal? Wajar, karena basis data dan pengaturan alat bisa berbeda. Yang menentukan adalah hasil pemeriksaan jurnal. Sisakan ruang aman di bawah batas.
Butuh bantuan cek dan menurunkan similarity?
Helpin Publisher punya layanan cek plagiasi dan parafrase yang dikerjakan manual dengan tetap menjaga makna dan sitasi. Mulai dengan konsultasi gratis atau lihat jasa publikasi jurnal.




